|
CERAMAH INSPIRASI MEDITASI Oleh : Bp. Merta Ada Kesadaran ,Ibu Pikiran Baik Dalam bermeditasi, hal yang paling penting adalah sadar/ eling/ jagra/ perhatian benar. Artinya, kita sadar bahwa kita memperhatikan dengan benar. Dalam bahasa Inggris disebut The power of now (berada pada saat ini)atau mindful. Saat bermeditasi sangat penting untuk menguatkan kesadaran. Sebab kesadaran/ kewaspadaan/ perhatian benar ini merupakan ibu dari perbuatan baik. Orang yang berada dalam keadaan sadar,akan menunjukkan sikap, ucapan dan pikiran yang baik. Misalkan dalam berbisnis, mungkin saat menjaga anak atau apa saja aktifitas kita, kalau dilakukan dalam keadaan sadar, maka kita akan melakukan semua itu dengan baik sekali. Banyak orang yang ke pura, vihara, gereja atau ke masjid, mereka tidak sadar, pikirannya tidak berada pada saat ini. Mereka tahu menjalankan ibadah, tapi pikirannya melamun. Banyak orang ketika dia bekerja, mereka tidak sadar. Akibatnya banyak berpikir dengan penuh kemelekatan, keserakahan, yang akan menimbulkan energi buruk di badan. Sehingga banyak pengusaha atau pemikir-pemikir yang baik tapi mengidap sirosis. Levernya menjadi kering, jantungnya menciut, hipotalamus di otaknya, sarafnya menyempit, kena Alzheimer dan sebagainya.
Ada 2 macam pikiran, pikiran baik dan pikiran buruk. Pikiran baik akan selalu harus diikuti oleh kesadaran. Kalau pikiran buruk, ini yang akan menimbulkan energi buruk di badan.
Misalkan jika kita seorang dosen, berpikir terus menerus, lama-lama lever atau hati kita akan menjadi kering. Dalam meditasi juga disebut kalau orangnya berpikir terus, lama-lama otaknya akan melemah. Kalau di badan meridian, energi baik di levernya berkurang / menciut. Kalau di badan cakra yang diantara 2 alis ini namanya hipotalamus. Hipotalamusnya memberi energi buruk ke seluruh badan. Pada badan mental ada yang disebut hadaya, ini dapat mengkerut akibat banyak berpikir. Dia menjadi lemah, mudah takut, mudah terkena panic attack. Kalau dari kecil sampai tua kita banyak berbuat dalam keadaan sadar maka kesehatan dalam tubuh akan selalu kita miliki.
Antara sadar dan tahu sebenarnya ada perbedaan. Misalnya, ‘saya tahu saya marah, tapi tetap saya teruskan’. ‘Saya tahu merokok itu buruk bagi kesehatan, tapi saya menikmatinya’. Tahu, sifatnya netral. Tapi kalau kita berkata, “saya sadar saya marah” maka dengan sendirinya marah akan berkurang. “Saya sadar saya ketagihan”, itu akan berkurang. Karena sadar, berada dalam kelompok baik.
Ingatlah, yang dimaksud sadar adalah waspada, perhatian benar, ada pada saat ini, itu merupakan ibu dari perbuatan, ucapan dan pikiran yang baik.
Dalam bermeditasi, kita menyadari napas kita. Kalau kita tetap menerapkan hal tersebut, maka semua kebaikan akan muncul. Mari kita latih dan praktekkan melalui melakukan Meditasi Usada. Semoga semua hidup berbahagia.
SENIN, 15 OKTOBER 2007 Di Bali Usada Meditasi Center,mengawali Meminggu Ditulis kembali oleh :Ayu/ Tim BU.
|