|
Kami dari Bali Usada Meditasi, ingin menyampaikan ucapan terima kasih atas kiriman SMS yang telah Anda sampaikan melalui Radio Sonora Jakarta pada siaran kami yang keempat ini.
Perlu dimaklumi, bahwa tidak semua SMS yang masuk bisa dijawab secara langsung dalam siaran radio karena terbatasnya waktu yang ada.
Beberapa informasi umum tentang Bali Usada yang dapat dilihat langsung pada web: 1. Alamat Bali Usada Center dan di kota lain dapat dilihat pada bagian “Kontak Kami” 2. Jenis-jenis kelas pelatihan yang kami selenggarakan dapat diakses pada bagian “Progam Kami” 3. Jadwal kelas intensif (Tapa Brata) yang kami selenggarakan pada tahun 2010 dapat diakses pada “Jadwal Meditasi”. Sedangkan jadwal kelas reguler yang tersebar di sejumlah kota dapat ditanyakan secara langsung pada kantor-kantor cabang Bali Usada yang terdapat di “Kontak Kami”
Kami berharap para Sahabat Sonora dan Sahabat Meditasi mengikuti latihan meditasi yang kami jelaskan secara bertahap melalui siaran di Radio Sonora dan mencoba untuk berlatih setiap hari sehingga Anda memiliki pikiran harmonis sebelum berlatih melakukan penyembuhan.
Karena kesibukan jadwal Bapak Merta Ada mengajar Meditasi, maka semua pertanyaan lewat sms akan dijawab oleh asisten senior Bali Usada, yaitu : Bapak Putu Dhanaputra dan selanjutnya untuk melengkapi akan ditambah atau dikoreksi oleh Bapak Merta Ada bila waktu beliau sudah memungkinkan. Untuk itu mohon di cek kembali jawaban-jawaban ini beberapa minggu kemudian.
Terima kasih Semoga semua hidup berbahagia ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------- 1. Pertanyaan: Saya ingin menaikan berat timbangan badan. Dapatkah dengan bermeditasi ? +628129164-xxx
Jawaban: Setiap orang lahir dengan kecenderungan tertentu, ada yang kurus, ada yang gemuk, ada yang tinggi, ada yang pendek, dan sebagainya. Berhubungan dengan badan, yang lebih penting adalah sehat dan bugar. Cara yang umum adalah dengan meningkatkan nafsu makan dan mengkonsumsi makanan lebih banyak daripada yang seharusnya. Mungkin Anda memerlukan beberapa jenis obat alami yang bisa menambah nafsu makan. Ada beberapa kasus kurus atau kegemukan yang disebabkan oleh pola bernapas. Kalau napas masuk lebih panjang daripada napas keluar, akan lebih mudah gemuk. Sebaliknya, kalau napas keluar lebih panjang daripada napas masuk, cenderung menjadi kurus. Jika Anda mengalami ketidakseimbangan napas maka perlu penyesuaian. Meditasi, dengan mengamati napas di dalam hidung secara teratur akan bisa mengatasi secara bertahap.
2. Pertanyaan: Saya sakit infeksi kandung kemih dan pinggang. Saya cepat lelah. Bagaimana meditasi penyembuhannya dan apakah bisa bermeditasi? +6285648580-xxx
Jawaban: Tentu saja Anda bisa berlatih meditasi walaupun mempunyai gangguan di sekitar pinggang. Cobalah untuk berlatih mengikuti petunjuk yang terdapat dalam siaran ini atau mengikuti kelas pelatihan yang kami selenggarakan di sejumlah kota. Pada saat melakukan penyembuhan, yang akan dijelaskan dalam kesempatan mendatang, arahkan pikiran harmonis ke tempat yang sakit. Untuk gangguan di kandung kemih, pikiran harmonis diarahkan ke cakra seks (antara pusar dengan organ seks) dan ke kantung kemih. Untuk gangguan di pinggang, arahkan pikiran harmonis ke cakra dasar (antara organ seks dan anus) dan ginjal. Untuk gangguan cepat lelah; rasakan seluruh badan bagian demi bagian dengan pikiran harmonis.
3. Pertanyaan: Apakah meditasi ini ada buku yang dijual? Rani, Jakarta (+628979445-xxx)
Jawaban: Untuk buku meditasi bisa Anda peroleh di Bali Usada Jakarta atau di Bali Usada Center di Bali. Jika kedua kantor kami tersebut jauh dari rumah Anda, Anda juga bisa memesannya via telp. 0361-289209, SMS: 0816571253 atau email:
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
, orderan tersebut akan kami kirim ke alamat Anda.
Disamping itu Anda juga dapat mengikuti pelatihan kami yang ada di Jakarta. Silakan lihat alamat kami di bagian ‘kontak kami’ pada web ini.
4. Pertanyaan: Saya menderita lumpuh sejak 5 tahun terakhir. Saya juga mengikuti meditasi tapi susah duduk sempurna. Sampai minggu kedua ini susah untuk konsentrasi. Bagaimana solusinya? Padahal saya ingin sekali mengikuti. Th. Budhi, Boyolali (Solo-Jateng) (+6285727543-xxx)
Jawaban: Untuk sementara, Anda tidak perlu memikirkan posisi duduk yang sempurna. Yang perlu diperhatikan pada saat duduk, usahakan punggung dalam keadaan tegak namun seluruh badan dalam kondisi rileks—tidak tegang, tidak kaku. Secara perlahan posisi ini disempurnakan, disesuaikan dengan kondisi yang ada. Untuk konsentrasi, cukup lakukan dengan mengarahkan pikiran ke dalam lubang hidung untuk merasakan napas. Napas masuk dan napas keluar. Pikiran tidak melayang-layang, tidak melamun, tidak memikirkan yang lain namun fokus pada napas yang ada di dalam hidung. Kalau pikiran melamun, tugas kita hanya mengembalikan pikiran ke dalam lubang hidung dan kembali merasakan napas. Dengan latihan yang terus menerus, pikiran akan semakin kuat. Anda semakin jarang melamun.
5. Pertanyaan: Apakah untuk melakukan meditasi, perut dalam keadaan tegak lurus? Apakah
boleh melakukan meditasi ketika kena maag? Heru (+6285647128-xxx)
Jawaban: Ketika duduk bermeditasi, usahakan punggung dalam keadaan tegak dan
seluruh badan dalam keadaan rileks –tidak tegang, tidak kaku. Kalau badan
membungkuk pada saat bermeditasi, tegakkan kembali secara perlahan-lahan. Meditasi bisa dilakukan bagi penderita maag. Pada saat melakukan
penyembuhan, arahkan pikiran harmonis ke cakra solar plexus (ulu hati) dan
pada lambung, tempat munculnya gangguan maag. Di sisi lain, Anda perlu menerapkan pola makan yang sehat dan teratur untuk
mengurangi munculnya gangguan maag.
6. Pertanyaan: Saya sering sakit punggung dan leher. Bagaimana cara yang tepat untuk
bermeditasi? Marta, Palembang +627119249-xxx
Jawaban: Silahkan ikuti latihan ini secara bertahap. Pada saat ini, kita masih berlatih untuk
membuat dan menguatkan pikiran harmonis. Pada saat melakukan penyembuhan, arahkan pikiran harmonis Anda ke cakra
dan organ atau bagian tubuh yang berhubungan dengan gangguan kesehatan
Anda. 1. Gangguan di punggung. Arahkan pikiran harmonis ke cakra dasar (antara
organ seks dan dubur) dan bagian punggung. 2. Gangguan di leher. Arahkan pikiran harmonis di sekitar leher, baik di luar
maupun di dalam dan juga di cakra tenggorokan yang ada di dalam leher.
7. Pertanyaan: Jika pada saat meditasi tiba-tiba kita terpaksa berhenti sebentar karena sesuatu
hal, apakah kita bisa langsung melanjutkan meditasi lagi atau harus mulai dari
awal? Rini. (+628129646-xxx)
Jawaban: Ada baiknya, sebelum melakukan meditasi segala sesuatunya dikondisikan
dengan baik sehingga tidak berhenti bermeditasi. Misalnya, kompor tidak dalam
keadaan menyala (karena memasak air), pintu pagar dalam keadaan terkunci,
pintu rumah terkunci (kalau Anda hanya sendirian), aman dari suara telepon untuk
sementara waktu, lakukan buang air kecil (BAK), minum sedikit (bila kuatir akan
haus), dan kondisi lainnya. Kalau semua sudah dipastikan, kemungkinan Anda
tidak akan terganggu selama bermeditasi. Ketika bermeditasi, kadang-kadang teringat sesuatu. Misalnya perlu menelpon
seseorang untuk membuat janji, belum menyelesaikan pekerjaan, atau keinginan
yang lain. Kalau bisa ditunda, sebaiknya ditunda hingga meditasi berakhir.
Segera kerjakan setelah meditasi selesai.
Namun bila muncul gangguan yang mendesak dan tidak bisa ditunda, Anda bisa
berhenti sebentar untuk menyelesaikan kondisi tersebut. Setelah itu, Anda bisa
kembali bermeditasi. Kalau pikiran cukup tenang, bisa terus dilanjutkan. Kalau
pikiran tidak tenang, sebaiknya mulai dari awal.
8. Pertanyaan: Saat ini saya sedang belajar Reiki. Apakah boleh saya juga mengikui latihan
meditasi kesehatan ini? Eddy, (+62818146-xxx)
Jawaban: Bagi kami, tidak ada pantangan atau larangan bagi semua sahabat meditasi
–sebutan kami kepada mereka yang pernah berlatih di Bali Usada—untuk
mengikuti teknik pelatihan dan penyembuhan yang lainnya. Yang kami selalu
ingatkan, lakukan latihan secara terpisah—tidak digabung menjadi satu. Karena
setiap pelatihan mempunyai tekniknya masing-masing sesuai dengan tujuan
pelatihan tersebut.
9. Pertanyaan: Pinggang saya sering sakit dan telapak kaki terasa panas. Bagaimana cara
menghilangkannya? Hadi, (+6285367092-xxx)
Jawaban: Saat melakukan penyembuhan, yang akan dijelaskan pada kesempatan
mendatang, arahkan pikiran harmonis ke tempat yang sakit. Untuk gangguan di
pinggang, arahkan pikiran harmonis ke cakra dasar (antara organ seks dan
dubur), ginjal, dan di sekitar pinggang. Sedangkan untuk telapak kaki yang
panas, rasakan saja dengan pikiran harmonis.
10. Pertanyaan: Saya bersila dengan beralaskan kasur. Apakah boleh? Yasin, Kendal. (+622945707-xxx)
Jawaban: Ketika duduk bersila, posisi pantat sebaiknya lebih tinggi daripada kaki. Kita
membutuhkan bantal, jok, atau sarana lainnya untuk menganjal pantat agar lebih
tinggi. Jika seluruh kaki dan pantat Anda berada di atas kasur dan tanpa
tambahan bantal untuk mengganjal pantat agar lebih tinggi, badan Anda tidak
akan bisa tegak sempurna. Selain itu, kondisi kasur yang kurang keras
cenderung membuat bagian yang diduduki menjadi agak rendah daripada
sekitarnya. Sebaiknya Anda bermeditasi di lantai. Anda bisa gunakan alas tikar atau keset
kaki yang terbuat dari handuk agar kaki tidak bersentuhan langsung dengan
lantai. Selain itu, gunakan bantal untuk mengganjal pantat agar posisinya sedikit
lebih tinggi daripada kaki.
11. Pertanyaan: Apakah ada cabang Bali Usada di Jakarta. Mohon alamatnya. Hari, Pamulang (+6281586184-xxx)
Jawaban: Sejak tahun 1997, kami telah hadir di Jakarta. Untuk alamat lengkapnya, silakan
mengunjungi kami di bagian ‘kontak kami’ dalam web ini.
12. Pertanyaan: Pilek yang menahun. Apakah bisa sembuh karena saya tidak boleh kena
dingin/debu sehingga menjadi pilek? Lukman, Bumiayu (+6281908233-xxx)
Jawaban: Gangguan yang Anda miliki disebabkan oleh energi di paru-paru yang dingin.
Kondisi ini bisa terjadi, salah satunya, karena pembawaan lahir. Ada beberapa
jenis gangguan yang muncul seperti bersin setiap pagi, alergi dengan udara
dingin atau debu, asma, pilek yang tidak kunjung sembuh, dan sebagainya.
Semua masalah tersebut secara umum berhubungan dengan saluran
pernapasan. Untuk tahap ini, silakan Anda mengikuti latihan ini sesuai dengan urutannya.
Ketika melakukan penyembuhan, arahkan pikiran harmonis ke cakra dada,
paru-paru (yang kiri maupun kanan), dan saluran pernapasan.
13. Pertanyaan: Saya sakit maag dan tifus bertahun-tahun. Badan sering demam dan persendian
sakit. Bagaimana solusinya? Edi, Bekasi (+6285211575-xxx)
Jawaban: Untuk sementara, Anda ikuti latihan bertahap yang dijelaskan dalam siaran ini.
Saat ini, kita masih berlatih untuk membentuk pikiran harmonis. Pada saat melakukan penyembuhan, pikiran harmonis diarahkan ke cakra solar
plexus (ulu hati) dan sekitar perut –lambung, usus, dan seluruh organ yang
berhubungan dengan system pencernaan. Sedangkan untuk gangguan
persendian, arahkan pikiran harmonis ke cakra dasar (diantara organ seks dan
anus), seluruh tulang dan otot yang ada di badan.
14. Pertanyaan: Kalau saya habis bangun tidur, kepala terasa pusing dan pinggang sakit.
Bagaimana cara meditasinya? Gunarti, Jakarta (+6281806509-xxx)
Jawaban: Pada saat ini, kita masih berlatih untuk memunculkan pikiran harmonis. Oleh
karena itu, latihan meditasinya masih sama untuk semua pendengar. Sedangkan pada saat mulai melakukan penyembuhan; arahkan pikiran harmonis
ke tempat yang sakit. Rasakan di seluruh badan dan terutama di bagian kepala.
Sedangkan untuk di pinggang; rasakan di cakra dasar (antara organ seks dan
anus), ginjal, seluruh tulang dan otot di badan—terutama yang ada di sekitar
pinggang.
15. Pertanyaan: Saya sudah satu tahun ikut meditasi kesehatan tetapi masih susah untuk rileks.
Alergi saya sudah hilang dan migran saya sudah berkurang. Yati, bkl (+627119249-xxx)
Jawaban: Terima kasih, Anda sudah pernah mengikuti meditasi ini. Dengan latihan yang
rutin, teratur, dan tekun; gangguan kesehatan Anda akan berkurang secara
bertahap seperti yang Anda alami –alergi sudah hilang dan migran berkurang.
Kalau bisa, lakukan latihan meditasi secara rutin 2 kali dalam satu hari, selama
sekitar 45 menit dalam setiap kali duduk meditasi. Saya yakin proses
penyembuhan akan lebih cepat. Kalau Anda belum bisa merasakan rileks, bisa jadi kerena pola hidup Anda yang
selalu tegang atau pikiran bawah sadar yang terlalu tegang. Ketika bermeditasi,
usahakan badan dalam keadaan rileks –tidak tegang, tidak kaku. Pikiran juga
dalam keadaaan rileks –tidak tegang, tidak memaksakan diri untuk fokus.
Diumpamakan seperti menggendong bayi; kalau terlalu tegang, bayinya akan
menangis karena dia merasa sakit. Sebaliknya, kalau terlalu santai, bisa jatuh.
16. Pertanyaan: Saya bekas setep masa kecil. Apakah bisa ikut? Elfis, Palembang (+6281994885-xxx)
Jawaban: Meditasi ini bisa dilakukan oleh siapa saja; termasuk bagi Anda. Ikuti
langkah-langkah latihan yang dijelaskan secara bertahap dalam siaran ini atau
mengikuti pelatihan reguler yang kami selenggarakan di Palembang—lihat
kontak person pada ‘kontak kami’.
17. Pertanyaan: Saya sulit sekali berlatih (2 episode) konsentrasi dan kesadaran. Apakah ada
saran? Kalau sedang berlatih, ada gangguan (misalnya batuk atau bagian tubuh
yang gatal), apakah diulang dari awal atau terus saja. (+62816928-xxx)
Jawaban: Ketika kita bisa mengarahkan pikiran ke lubang hidung untuk mengetahui napas
keluar dan masuk, kita sudah melatih konsentrasi. Ketika kita bisa merasakan
sensasi/rasa/sifat dari napas yang ada di dalam hidung—panjang, pendek,
kasar, halus, berat, ringan, hangat, sejuk, menyambung, putus-putus – kita
sedang menguatkan kesadaran. Kita tidak mungkin terkosentrasi secara penuh
tanpa memikirkan yang lain. Kalau pikiran melamun, jangan merasa tidak bisa bermeditasi. Ketika sadar
bahwa diri kita sedang melamun, tugas kita hanya satu, kembali arahkan pikiran
ke dalam lubang hidung. Jadi, melamun adalah hal yang wajar namun jangan
biarkan pikiran terus melamun. Ketika sadar, kembali ke hidung, pada napas. Jika ingin batuk, silakan batuk. Jika terasa gatal di beberapa bagian badan, kalau bisa biarkan saja. Tidak perlu
digaruk. Ini adalah reaksi yang wajar dalam bermeditasi, yang berasal dari
pikiran bawah sadar. Usahakan tetap pada napas.
18. Pertanyaan: Apakah meditasi harus bersila? Saya lebih nyaman meluruskan kaki ke depan
daripada bersila, posisi punggung tetap saya jaga tegak rileks. Apakah boleh? Yanti. Jakarta. (+628159929-xxx)
Jawaban: Ketika melakukan meditasi dalam posisi duduk, sebaiknya dilakukan dengan
cara duduk bersila. Duduk bersila akan membuat badan kita membentuk sudut
piramid sehingga membantu menguatkan energi yang ada di dalam dada. Yang juga perlu diperhatikan pada saat duduk bermeditasi, punggung dalam
keadaan tegak dan seluruh badan dalam keadaan rileks –tidak tegang, tidak
kaku. Kalau duduk dengan kaki lurus ke depan, Anda akan berusaha untuk menahan punggung agar tegak. Punggung bagian bawah cenderung menjadi tegang. Kalau boleh kami sarankan, usahakan duduk bersila dengan posisi pantat lebih
tinggi daripada kaki.
19. Pertanyaan: Bila cakra mahkota terbuka (spt inisiasi reiki) badan kita bisa jadi tempat
singgah makhluk gaib (mudah dimasuki mahluk halus)? Apakah benar? Yeni, Jakarta. (+62818927-xxx)
Jawaban: Secara umum, bila kita tumbuh dan berkembang dengan baik berarti seluruh
aliran cakra terbuka. Bila kita rajin melakukan ibadah sesuai dengan ajaran
agama masing-masing –berdoa, sembahyang, membaca ayat-ayat suci, dan
sebagainya—maka cakra mahkota akan menjadi lebih aktif karena cakra
mahkota berhubungan dengan spiritualitas seseorang. Kita bisa rasakan dengan
meletakkan pikiran di atas kepala, di ubun-ubun. Akan terasa ada getaran.
Mungkin seperti ada yang berdenyut, ada yang berhembus, seperti pusaran
angin, dan sebagainya. Tidak semua orang bisa dengan mudah menjadi tempat singgah makhluk halus.
20. Pertanyaan: Untuk mengaktifkan cakra dalam meditasi ini, apakah harus di attunement
(dibuka)? Yohanes, Bekasi (+6287878911-xxx)
Jawaban: Dalam pelatihan meditasi kesehatan yang kami selenggarakan, tidak ada
kegiatan, upacara tertentu, atau dalam bentuk apa pun yang bertujuan untuk
membuka cakra. Dalam kesempatan mendatang, ketika melakukan
penyembuhan, kita hanya merasakan cakra. Mengarahkan pikiran harmonis ke
tempat-tempat atau posisi cakra. Rasakan dengan lembut di tempat tersebut.
Rasakan getaran yang muncul dengan pikiran harmonis, pikiran yang tenang
seimbang. Jadi, tidak ada acara membuka cakra.
21. Pertanyaan: Bagaimana cara meditasi untuk penyembuhan sakit gigi? Suyatman, Bandung. (+6285294331-xxx)
Jawaban: Apa jenis gangguan gigi Anda? Kalau gigi berlubang, rasanya lebih bijak jika
pergi ke dokter gigi daripada mengharapkan lubangnya hilang dengan
melakukan meditasi. Coba minta saran dengan dokter gigi pribadi Anda. Namun
jika Anda punya masalah di gusi atau di sekitar mulut, pada saat melakukan
penyembuhan, arahkan pikiran harmonis ke tempat yang sakit.
22. Pertanyaan: Teman saya melihat bahwa cakra hati saya meredup, sehingga kehidupan
sehari-hari saya sering gelisah. Bagaimana obatnya? Laurentius, Semanggi (Jakarta). (+6281319980-xxx)
Jawaban: Apakah yang Anda maksud cakra hati adalah cakra yang ada dada? Kalau
kondisi cakra dada lemah, akan muncul gangguan perasaan tidak nyaman
seperti mudah gelisah, kuatir yang berlebihan, mudah panik, dan seterusnya.
Meditasi akan sangat membantu untuk mengurangi pikiran negatif, termasuk
perasaan-perasaan negatif Anda. Pada saat melakukan penyembuhan, arahkan pikiran harmonis di cakra dada
dan di sekitar jantung. 23. Pertanyaan: Lengan tersebut sudah mulai agak kaku dilekukkan, seperti beku sedikit. Apakah
dengan cara meditasi, bahu saya ini bisa diatasi? Bam (+628988273-xxx)
Jawaban: Pada saat berlatih untuk melakukan penyembuhan, arahkan pikiran harmonis
pada cakra dasar (antara organ seks dan anus), seluruh tulang dan otot yang ada
di badan.
24. Pertanyaan: Kepala sering pusing dan suka emosionil. Artini, Jakarta (+628176886-xxx)
Jawaban: Dengan meditasi yang tekun dan teratur, kadar emosional akan turun secara
bertahap. Saat melakukan penyembuhan, yang akan dilatih pada kesempatan mendatang,
arahkan pikiran harmonis untuk terus merasakan badan bagian demi bagian
badan. Diam agak lama di kepala untuk menyembuhkan gangguan pusingnya.
25. Pertanyaan: Kenapa saya tidak bisa berkonsentrasi dengan baik dan bagaimana caranya
agar bisa berkonsentrasi dengan baik dan terpusat pada satu titik? Harri (+6281218472-xxx)
Jawaban: Latihan meditasi yang kami selenggarakan adalah untuk melatih pikiran agar
menjadi pikiran harmonis; bukan latihan meditasi konsentrasi. Yang perlu
dilakukan hanyalah mengarahkan dan meletakkan pikiran di dalam lubang hidung
untuk merasakan napas. Kalau kita bisa melakukan hal ini, kita sudah melatih
konsentrasi. Ketika merasakan sensasi/sifat napas –panjang, pendek, kasar,
halus, berat, ringan, tersambung, putus-putus, hangat, sejuk, keluar, masuk—kita
melatih kesadaran kita. Kalau pikiran melamun, usahakan kembali ke napas. Tidak ada yang salah.
Tidak perlu marah, kesal, atau kecewa dengan diri sendiri. Dengan latihan yang
tekun dan teratur, pikiran akan semakin kuat. Pikiran yang melamun akan
berkurang.
26. Pertanyaan: Saya mengikuti acara ini sejak awal. Apakah ada pelatihan di Surabaya? Kalau
ada, kapan dan dimana? Parto (+628123231-xxx)
Jawaban: Untuk wilayah Surabaya khususnya, kami mengadakan pelatihan reguler. Selain
itu, kami juga mengadakan pelatihan intensif di desa Claket, Pacet –Trawas.
Silakan lihat di “kontak kami” untuk data alamat di Surabaya.
27. Pertanyaan: Saya pernah ikut meditasi 6 hari di Grha Kasih. Latihan di rumah tidak kontinu.
Sekarang sakit di tulang ekor; lumbal 3 dan 4, torakal 6, servical 1. Apa yang
harus lebih diperhatikan saat meditasi? Isti, Bogor (+6281804926-xxx)
Jawaban: Terima kasih, Anda telah mengikuti kelas intensif yang kami selenggarakan.
Usahakan berlatih secara teratur setiap hari sehingga Anda mendapatkan
manfaat meditasi secara langsung. Untuk gangguan di tulang, pada saat
melakukan penyembuhan, arahkan pikiran harmonis ke cakra dasar (diantara
organ seks dan anus) dan tulang di seluruh tubuh, khususnya tulang-tulang yang
mengalami gangguan. Mudah-mudahan dengan teknik meditasi yang sudah Anda ketahui, ditambah
latihan yang teratur dan berkesinambungan, gangguan kesehatan Anda
mengalami penyembuhan.
28. Pertanyaan: Bagaimana bisa mengontrol emosi yang berlebihan tetapi tidak bisa
dikeluarkan? Seyca. +6285750184-xxx
Jawaban: Emosi muncul karena kita tidak bisa menerima kondisi yang ada dalam hidup ini.
Pikiran buruk muncul –marah, iri, dendam, dan sebagainya—sehingga
menimbulkan perasaan emosional. Dengan latihan meditasi secara teratur, Anda
bisa mengendalikan emosi secara bertahap. Di sisi lain, Anda juga perlu
mendalami ajaran agama dan mempraktekan ajaran tersebut dalam kehidupan
sehari-hari.
29. Pertanyaan: Saya ikut meditasi Bali Usada sejak tahun 2005. Sejak itu, asma kronis yang
saya derita sejak 71 tidak pernah kumat lagi. Terima kasih, pak Merta. Supiarta, Denpasar (+6281338724-xxx)
Terima kasih, Anda telah mengikuti pelatihan yang kami selenggarakan dan telah
merasakan manfaatnya. Usahakan terus berlatih sehingga penyembuhan terus
terjadi, badan bertambah sehat, dan pikiran bertambah tenang dalam
menghadapi berbagai permasalahan dalam hidup ini.
----------------------------------------------------------------------------------------------------- ------------------------------------------------
|