Home arrow Tanya Jawab arrow Tanya Jawab di Radio Sonora arrow Radio Sonora, Tanya-Jawab Tanggal 22 Februari 2010
Radio Sonora, Tanya-Jawab Tanggal 22 Februari 2010 PDF Print E-mail

Kami dari Bali Usada Meditasi, ingin menyampaikan ucapan terima kasih atas kiriman SMS yang telah Anda sampaikan melalui Radio Sonora Jakarta pada siaran kami yang keempat ini.

Perlu dimaklumi, bahwa tidak semua SMS yang masuk bisa dijawab secara langsung dalam siaran radio karena terbatasnya waktu yang ada. 

Beberapa informasi umum tentang Bali Usada yang dapat dilihat langsung pada web:
1. Alamat Bali Usada Center dan di kota lain dapat dilihat pada bagian “Kontak Kami”
2. Jenis-jenis kelas pelatihan yang kami selenggarakan dapat diakses pada bagian “Progam Kami” 
3. Jadwal kelas intensif (Tapa Brata) yang kami selenggarakan pada tahun 2010 dapat diakses pada “Jadwal Meditasi”. Sedangkan jadwal kelas reguler yang tersebar di sejumlah kota dapat ditanyakan secara langsung pada kantor-kantor cabang Bali Usada yang terdapat di “Kontak Kami”

Kami berharap para Sahabat Sonora dan Sahabat Meditasi mengikuti latihan meditasi yang kami jelaskan secara bertahap melalui siaran di Radio Sonora dan mencoba untuk berlatih setiap hari sehingga Anda memiliki pikiran harmonis sebelum berlatih melakukan penyembuhan. 

Karena kesibukan jadwal Bapak Merta Ada mengajar Meditasi, maka semua pertanyaan lewat sms akan dijawab oleh asisten senior Bali Usada, yaitu : Bapak Putu Dhanaputra dan selanjutnya untuk melengkapi akan ditambah atau dikoreksi oleh Bapak Merta Ada bila waktu beliau sudah memungkinkan. Untuk itu mohon di cek kembali jawaban-jawaban ini beberapa minggu kemudian.

Terima kasih
Semoga semua hidup berbahagia
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

1. Pertanyaan:
Saya ingin menaikan berat timbangan badan. Dapatkah dengan bermeditasi ?
+628129164-xxx

Jawaban:
Setiap orang lahir dengan kecenderungan tertentu, ada yang kurus, ada yang gemuk, ada yang tinggi, ada yang pendek, dan sebagainya. Berhubungan dengan badan, yang lebih penting adalah sehat dan bugar. Cara yang umum adalah dengan meningkatkan nafsu makan dan mengkonsumsi makanan lebih banyak daripada yang seharusnya. Mungkin Anda memerlukan beberapa jenis obat alami yang bisa menambah nafsu makan.
Ada beberapa kasus kurus atau kegemukan yang disebabkan oleh pola bernapas. Kalau napas masuk lebih panjang daripada napas keluar, akan lebih mudah gemuk. Sebaliknya, kalau napas keluar lebih panjang daripada napas masuk, cenderung menjadi kurus. Jika Anda mengalami ketidakseimbangan 
napas maka perlu penyesuaian. Meditasi, dengan mengamati napas di dalam hidung secara teratur akan bisa mengatasi secara bertahap.

2. Pertanyaan:
Saya sakit infeksi kandung kemih dan pinggang. Saya cepat lelah. Bagaimana meditasi penyembuhannya dan apakah bisa bermeditasi? +6285648580-xxx

Jawaban:
Tentu saja Anda bisa berlatih meditasi walaupun mempunyai gangguan di sekitar pinggang. Cobalah untuk berlatih mengikuti petunjuk yang terdapat dalam siaran ini atau mengikuti kelas pelatihan yang kami selenggarakan di sejumlah kota. 
Pada saat melakukan penyembuhan, yang akan dijelaskan dalam kesempatan mendatang, arahkan pikiran harmonis ke tempat yang sakit. 
Untuk gangguan di kandung kemih, pikiran harmonis diarahkan ke cakra seks (antara pusar dengan organ seks) dan ke kantung kemih. 
Untuk gangguan di pinggang, arahkan pikiran harmonis ke cakra dasar (antara organ seks dan anus) dan ginjal.
Untuk gangguan cepat lelah; rasakan seluruh badan bagian demi bagian dengan pikiran harmonis.

3. Pertanyaan:
Apakah meditasi ini ada buku yang dijual?
Rani, Jakarta (+628979445-xxx)

Jawaban:
Untuk buku meditasi bisa Anda peroleh di Bali Usada Jakarta atau di Bali Usada Center di Bali. Jika kedua kantor kami tersebut jauh dari rumah Anda, Anda juga bisa memesannya via telp. 0361-289209, SMS: 0816571253 atau email: This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it , orderan tersebut akan kami kirim ke alamat Anda. 

Disamping itu Anda juga dapat mengikuti pelatihan kami yang ada di Jakarta. Silakan lihat alamat kami di bagian ‘kontak kami’ pada web ini. 

4. Pertanyaan:
Saya menderita lumpuh sejak 5 tahun terakhir. Saya juga mengikuti meditasi tapi susah duduk sempurna. Sampai minggu kedua ini susah untuk konsentrasi. Bagaimana solusinya? Padahal saya ingin sekali mengikuti. Th. Budhi, Boyolali (Solo-Jateng) (+6285727543-xxx)

Jawaban:
Untuk sementara, Anda tidak perlu memikirkan posisi duduk yang sempurna. Yang perlu diperhatikan pada saat duduk, usahakan punggung dalam keadaan tegak namun seluruh badan dalam kondisi rileks—tidak tegang, tidak kaku. Secara perlahan posisi ini disempurnakan, disesuaikan dengan kondisi yang ada.
Untuk konsentrasi, cukup lakukan dengan mengarahkan pikiran ke dalam lubang hidung untuk merasakan napas. Napas masuk dan napas keluar. Pikiran tidak melayang-layang, tidak melamun, tidak memikirkan yang lain namun fokus pada napas yang ada di dalam hidung. Kalau pikiran melamun, tugas kita hanya mengembalikan pikiran ke dalam lubang hidung dan kembali merasakan napas. 
Dengan latihan yang terus menerus, pikiran akan semakin kuat. Anda semakin jarang melamun.

5. Pertanyaan:
Apakah untuk melakukan meditasi, perut dalam keadaan tegak lurus? Apakah

boleh melakukan meditasi ketika kena maag?
Heru (+6285647128-xxx)

Jawaban:
Ketika duduk bermeditasi, usahakan punggung dalam keadaan tegak dan

seluruh badan dalam keadaan rileks –tidak tegang, tidak kaku. Kalau badan

membungkuk pada saat bermeditasi, tegakkan kembali secara perlahan-lahan.
Meditasi bisa dilakukan bagi penderita maag. Pada saat melakukan

penyembuhan, arahkan pikiran harmonis ke cakra solar plexus (ulu hati) dan

pada lambung, tempat munculnya gangguan maag.
Di sisi lain, Anda perlu menerapkan pola makan yang sehat dan teratur untuk

mengurangi munculnya gangguan maag.

6. Pertanyaan:
Saya sering sakit punggung dan leher. Bagaimana cara yang tepat untuk

bermeditasi? Marta, Palembang +627119249-xxx

Jawaban:
Silahkan ikuti latihan ini secara bertahap. Pada saat ini, kita masih berlatih untuk

membuat dan menguatkan pikiran harmonis.
Pada saat melakukan penyembuhan, arahkan pikiran harmonis Anda ke cakra

dan organ atau bagian tubuh yang berhubungan dengan gangguan kesehatan

Anda.
1. Gangguan di punggung. Arahkan pikiran harmonis ke cakra dasar (antara

organ seks dan dubur) dan bagian punggung.
2. Gangguan di leher. Arahkan pikiran harmonis di sekitar leher, baik di luar

maupun di dalam dan juga di cakra tenggorokan yang ada di dalam leher.

7. Pertanyaan:
Jika pada saat meditasi tiba-tiba kita terpaksa berhenti sebentar karena sesuatu

hal, apakah kita bisa langsung melanjutkan meditasi lagi atau harus mulai dari

awal? Rini. (+628129646-xxx)

Jawaban:
Ada baiknya, sebelum melakukan meditasi segala sesuatunya dikondisikan

dengan baik sehingga tidak berhenti bermeditasi. Misalnya, kompor tidak dalam

keadaan menyala (karena memasak air), pintu pagar dalam keadaan terkunci,

pintu rumah terkunci (kalau Anda hanya sendirian), aman dari suara telepon untuk

sementara waktu, lakukan buang air kecil (BAK), minum sedikit (bila kuatir akan

haus), dan kondisi lainnya. Kalau semua sudah dipastikan, kemungkinan Anda

tidak akan terganggu selama bermeditasi.

Ketika bermeditasi, kadang-kadang teringat sesuatu. Misalnya perlu menelpon

seseorang untuk membuat janji, belum menyelesaikan pekerjaan, atau keinginan

yang lain. Kalau bisa ditunda, sebaiknya ditunda hingga meditasi berakhir.

Segera kerjakan setelah meditasi selesai.

Namun bila muncul gangguan yang mendesak dan tidak bisa ditunda, Anda bisa

berhenti sebentar untuk menyelesaikan kondisi tersebut. Setelah itu, Anda bisa

kembali bermeditasi. Kalau pikiran cukup tenang, bisa terus dilanjutkan. Kalau

pikiran tidak tenang, sebaiknya mulai dari awal.

8. Pertanyaan:
Saat ini saya sedang belajar Reiki. Apakah boleh saya juga mengikui latihan

meditasi kesehatan ini? Eddy, (+62818146-xxx)

Jawaban:
Bagi kami, tidak ada pantangan atau larangan bagi semua sahabat meditasi

–sebutan kami kepada mereka yang pernah berlatih di Bali Usada—untuk

mengikuti teknik pelatihan dan penyembuhan yang lainnya. Yang kami selalu

ingatkan, lakukan latihan secara terpisah—tidak digabung menjadi satu. Karena

setiap pelatihan mempunyai tekniknya masing-masing sesuai dengan tujuan

pelatihan tersebut.

9. Pertanyaan:
Pinggang saya sering sakit dan telapak kaki terasa panas. Bagaimana cara

menghilangkannya? Hadi, (+6285367092-xxx)

Jawaban:
Saat melakukan penyembuhan, yang akan dijelaskan pada kesempatan

mendatang, arahkan pikiran harmonis ke tempat yang sakit. Untuk gangguan di

pinggang, arahkan pikiran harmonis ke cakra dasar (antara organ seks dan

dubur), ginjal, dan di sekitar pinggang. Sedangkan untuk telapak kaki yang

panas, rasakan saja dengan pikiran harmonis.

10. Pertanyaan:
Saya bersila dengan beralaskan kasur. Apakah boleh?
Yasin, Kendal. (+622945707-xxx)

Jawaban:
Ketika duduk bersila, posisi pantat sebaiknya lebih tinggi daripada kaki. Kita

membutuhkan bantal, jok, atau sarana lainnya untuk menganjal pantat agar lebih

tinggi. Jika seluruh kaki dan pantat Anda berada di atas kasur dan tanpa

tambahan bantal untuk mengganjal pantat agar lebih tinggi, badan Anda tidak

akan bisa tegak sempurna. Selain itu, kondisi kasur yang kurang keras

cenderung membuat bagian yang diduduki menjadi agak rendah daripada

sekitarnya.
Sebaiknya Anda bermeditasi di lantai. Anda bisa gunakan alas tikar atau keset

kaki yang terbuat dari handuk agar kaki tidak bersentuhan langsung dengan

lantai. Selain itu, gunakan bantal untuk mengganjal pantat agar posisinya sedikit

lebih tinggi daripada kaki.

11. Pertanyaan:
Apakah ada cabang Bali Usada di Jakarta. Mohon alamatnya.
Hari, Pamulang (+6281586184-xxx)

Jawaban:
Sejak tahun 1997, kami telah hadir di Jakarta. Untuk alamat lengkapnya, silakan

mengunjungi kami di bagian ‘kontak kami’ dalam web ini.

12. Pertanyaan:
Pilek yang menahun. Apakah bisa sembuh karena saya tidak boleh kena

dingin/debu sehingga menjadi pilek? Lukman, Bumiayu (+6281908233-xxx)

Jawaban:
Gangguan yang Anda miliki disebabkan oleh energi di paru-paru yang dingin.

Kondisi ini bisa terjadi, salah satunya, karena pembawaan lahir. Ada beberapa

jenis gangguan yang muncul seperti bersin setiap pagi, alergi dengan udara

dingin atau debu, asma, pilek yang tidak kunjung sembuh, dan sebagainya.

Semua masalah tersebut secara umum berhubungan dengan saluran

pernapasan.
Untuk tahap ini, silakan Anda mengikuti latihan ini sesuai dengan urutannya.

Ketika melakukan penyembuhan, arahkan pikiran harmonis ke cakra dada,

paru-paru (yang kiri maupun kanan), dan saluran pernapasan.

13. Pertanyaan:
Saya sakit maag dan tifus bertahun-tahun. Badan sering demam dan persendian

sakit. Bagaimana solusinya? Edi, Bekasi (+6285211575-xxx)

Jawaban:
Untuk sementara, Anda ikuti latihan bertahap yang dijelaskan dalam siaran ini.

Saat ini, kita masih berlatih untuk membentuk pikiran harmonis.
Pada saat melakukan penyembuhan, pikiran harmonis diarahkan ke cakra solar

plexus (ulu hati) dan sekitar perut –lambung, usus, dan seluruh organ yang

berhubungan dengan system pencernaan. Sedangkan untuk gangguan

persendian, arahkan pikiran harmonis ke cakra dasar (diantara organ seks dan

anus), seluruh tulang dan otot yang ada di badan.

14. Pertanyaan:
Kalau saya habis bangun tidur, kepala terasa pusing dan pinggang sakit.

Bagaimana cara meditasinya? Gunarti, Jakarta (+6281806509-xxx)

Jawaban:
Pada saat ini, kita masih berlatih untuk memunculkan pikiran harmonis. Oleh

karena itu, latihan meditasinya masih sama untuk semua pendengar.
Sedangkan pada saat mulai melakukan penyembuhan; arahkan pikiran harmonis

ke tempat yang sakit. Rasakan di seluruh badan dan terutama di bagian kepala.

Sedangkan untuk di pinggang; rasakan di cakra dasar (antara organ seks dan

anus), ginjal, seluruh tulang dan otot di badan—terutama yang ada di sekitar

pinggang.

15. Pertanyaan:
Saya sudah satu tahun ikut meditasi kesehatan tetapi masih susah untuk rileks.

Alergi saya sudah hilang dan migran saya sudah berkurang.
Yati, bkl (+627119249-xxx)

Jawaban:
Terima kasih, Anda sudah pernah mengikuti meditasi ini. Dengan latihan yang

rutin, teratur, dan tekun; gangguan kesehatan Anda akan berkurang secara

bertahap seperti yang Anda alami –alergi sudah hilang dan migran berkurang.

Kalau bisa, lakukan latihan meditasi secara rutin 2 kali dalam satu hari, selama

sekitar 45 menit dalam setiap kali duduk meditasi. Saya yakin proses

penyembuhan akan lebih cepat.
Kalau Anda belum bisa merasakan rileks, bisa jadi kerena pola hidup Anda yang

selalu tegang atau pikiran bawah sadar yang terlalu tegang. Ketika bermeditasi,

usahakan badan dalam keadaan rileks –tidak tegang, tidak kaku. Pikiran juga

dalam keadaaan rileks –tidak tegang, tidak memaksakan diri untuk fokus.

Diumpamakan seperti menggendong bayi; kalau terlalu tegang, bayinya akan

menangis karena dia merasa sakit. Sebaliknya, kalau terlalu santai, bisa jatuh.

16. Pertanyaan:
Saya bekas setep masa kecil. Apakah bisa ikut?
Elfis, Palembang (+6281994885-xxx)

Jawaban:
Meditasi ini bisa dilakukan oleh siapa saja; termasuk bagi Anda. Ikuti

langkah-langkah latihan yang dijelaskan secara bertahap dalam siaran ini atau

mengikuti pelatihan reguler yang kami selenggarakan di Palembang—lihat

kontak person pada ‘kontak kami’.

17. Pertanyaan:
Saya sulit sekali berlatih (2 episode) konsentrasi dan kesadaran. Apakah ada

saran? Kalau sedang berlatih, ada gangguan (misalnya batuk atau bagian tubuh

yang gatal), apakah diulang dari awal atau terus saja.
(+62816928-xxx)

Jawaban:
Ketika kita bisa mengarahkan pikiran ke lubang hidung untuk mengetahui napas

keluar dan masuk, kita sudah melatih konsentrasi. Ketika kita bisa merasakan

sensasi/rasa/sifat dari napas yang ada di dalam hidung—panjang, pendek,

kasar, halus, berat, ringan, hangat, sejuk, menyambung, putus-putus – kita

sedang menguatkan kesadaran. Kita tidak mungkin terkosentrasi secara penuh

tanpa memikirkan yang lain.
Kalau pikiran melamun, jangan merasa tidak bisa bermeditasi. Ketika sadar

bahwa diri kita sedang melamun, tugas kita hanya satu, kembali arahkan pikiran

ke dalam lubang hidung. Jadi, melamun adalah hal yang wajar namun jangan

biarkan pikiran terus melamun. Ketika sadar, kembali ke hidung, pada napas.
Jika ingin batuk, silakan batuk.
Jika terasa gatal di beberapa bagian badan, kalau bisa biarkan saja. Tidak perlu

digaruk. Ini adalah reaksi yang wajar dalam bermeditasi, yang berasal dari

pikiran bawah sadar. Usahakan tetap pada napas.

18. Pertanyaan:
Apakah meditasi harus bersila? Saya lebih nyaman meluruskan kaki ke depan

daripada bersila, posisi punggung tetap saya jaga tegak rileks. Apakah boleh?
Yanti. Jakarta. (+628159929-xxx)

Jawaban:
Ketika melakukan meditasi dalam posisi duduk, sebaiknya dilakukan dengan

cara duduk bersila. Duduk bersila akan membuat badan kita membentuk sudut

piramid sehingga membantu menguatkan energi yang ada di dalam dada.
Yang juga perlu diperhatikan pada saat duduk bermeditasi, punggung dalam

keadaan tegak dan seluruh badan dalam keadaan rileks –tidak tegang, tidak

kaku. Kalau duduk dengan kaki lurus ke depan, Anda akan berusaha untuk menahan punggung agar tegak. Punggung bagian bawah cenderung menjadi tegang.
Kalau boleh kami sarankan, usahakan duduk bersila dengan posisi pantat lebih

tinggi daripada kaki.

19. Pertanyaan:
Bila cakra mahkota terbuka (spt inisiasi reiki) badan kita bisa jadi tempat

singgah makhluk gaib (mudah dimasuki mahluk halus)? Apakah benar?
Yeni, Jakarta. (+62818927-xxx)

Jawaban:
Secara umum, bila kita tumbuh dan berkembang dengan baik berarti seluruh

aliran cakra terbuka. Bila kita rajin melakukan ibadah sesuai dengan ajaran

agama masing-masing –berdoa, sembahyang, membaca ayat-ayat suci, dan

sebagainya—maka cakra mahkota akan menjadi lebih aktif karena cakra

mahkota berhubungan dengan spiritualitas seseorang. Kita bisa rasakan dengan

meletakkan pikiran di atas kepala, di ubun-ubun. Akan terasa ada getaran.

Mungkin seperti ada yang berdenyut, ada yang berhembus, seperti pusaran

angin, dan sebagainya.
Tidak semua orang bisa dengan mudah menjadi tempat singgah makhluk halus.

20. Pertanyaan:
Untuk mengaktifkan cakra dalam meditasi ini, apakah harus di attunement

(dibuka)? Yohanes, Bekasi (+6287878911-xxx)

Jawaban:
Dalam pelatihan meditasi kesehatan yang kami selenggarakan, tidak ada

kegiatan, upacara tertentu, atau dalam bentuk apa pun yang bertujuan untuk

membuka cakra. Dalam kesempatan mendatang, ketika melakukan

penyembuhan, kita hanya merasakan cakra. Mengarahkan pikiran harmonis ke

tempat-tempat atau posisi cakra. Rasakan dengan lembut di tempat tersebut.

Rasakan getaran yang muncul dengan pikiran harmonis, pikiran yang tenang

seimbang.
Jadi, tidak ada acara membuka cakra.

21. Pertanyaan:
Bagaimana cara meditasi untuk penyembuhan sakit gigi?
Suyatman, Bandung. (+6285294331-xxx)

Jawaban:
Apa jenis gangguan gigi Anda? Kalau gigi berlubang, rasanya lebih bijak jika

pergi ke dokter gigi daripada mengharapkan lubangnya hilang dengan

melakukan meditasi. Coba minta saran dengan dokter gigi pribadi Anda. Namun

jika Anda punya masalah di gusi atau di sekitar mulut, pada saat melakukan

penyembuhan, arahkan pikiran harmonis ke tempat yang sakit.

22. Pertanyaan:
Teman saya melihat bahwa cakra hati saya meredup, sehingga kehidupan

sehari-hari saya sering gelisah. Bagaimana obatnya?
Laurentius, Semanggi (Jakarta). (+6281319980-xxx)

Jawaban:
Apakah yang Anda maksud cakra hati adalah cakra yang ada dada? Kalau

kondisi cakra dada lemah, akan muncul gangguan perasaan tidak nyaman

seperti mudah gelisah, kuatir yang berlebihan, mudah panik, dan seterusnya.

Meditasi akan sangat membantu untuk mengurangi pikiran negatif, termasuk

perasaan-perasaan negatif Anda.
Pada saat melakukan penyembuhan, arahkan pikiran harmonis di cakra dada

dan di sekitar jantung.

23. Pertanyaan:
Lengan tersebut sudah mulai agak kaku dilekukkan, seperti beku sedikit. Apakah

dengan cara meditasi, bahu saya ini bisa diatasi?
Bam (+628988273-xxx)

Jawaban:
Pada saat berlatih untuk melakukan penyembuhan, arahkan pikiran harmonis

pada cakra dasar (antara organ seks dan anus), seluruh tulang dan otot yang ada

di badan.

24. Pertanyaan:
Kepala sering pusing dan suka emosionil.
Artini, Jakarta (+628176886-xxx)

Jawaban:
Dengan meditasi yang tekun dan teratur, kadar emosional akan turun secara

bertahap.
Saat melakukan penyembuhan, yang akan dilatih pada kesempatan mendatang,

arahkan pikiran harmonis untuk terus merasakan badan bagian demi bagian

badan. Diam agak lama di kepala untuk menyembuhkan gangguan pusingnya.

25. Pertanyaan:
Kenapa saya tidak bisa berkonsentrasi dengan baik dan bagaimana caranya

agar bisa berkonsentrasi dengan baik dan terpusat pada satu titik?
Harri (+6281218472-xxx)

Jawaban:
Latihan meditasi yang kami selenggarakan adalah untuk melatih pikiran agar

menjadi pikiran harmonis; bukan latihan meditasi konsentrasi. Yang perlu

dilakukan hanyalah mengarahkan dan meletakkan pikiran di dalam lubang hidung

untuk merasakan napas. Kalau kita bisa melakukan hal ini, kita sudah melatih

konsentrasi. Ketika merasakan sensasi/sifat napas –panjang, pendek, kasar,

halus, berat, ringan, tersambung, putus-putus, hangat, sejuk, keluar, masuk—kita

melatih kesadaran kita.
Kalau pikiran melamun, usahakan kembali ke napas. Tidak ada yang salah.

Tidak perlu marah, kesal, atau kecewa dengan diri sendiri. Dengan latihan yang

tekun dan teratur, pikiran akan semakin kuat. Pikiran yang melamun akan

berkurang.

26. Pertanyaan:
Saya mengikuti acara ini sejak awal. Apakah ada pelatihan di Surabaya? Kalau

ada, kapan dan dimana?
Parto (+628123231-xxx)

Jawaban:
Untuk wilayah Surabaya khususnya, kami mengadakan pelatihan reguler. Selain

itu, kami juga mengadakan pelatihan intensif di desa Claket, Pacet –Trawas.

Silakan lihat di “kontak kami” untuk data alamat di Surabaya.

27. Pertanyaan:
Saya pernah ikut meditasi 6 hari di Grha Kasih. Latihan di rumah tidak kontinu.

Sekarang sakit di tulang ekor; lumbal 3 dan 4, torakal 6, servical 1. Apa yang

harus lebih diperhatikan saat meditasi?
Isti, Bogor (+6281804926-xxx)

Jawaban:
Terima kasih, Anda telah mengikuti kelas intensif yang kami selenggarakan.

Usahakan berlatih secara teratur setiap hari sehingga Anda mendapatkan

manfaat meditasi secara langsung. Untuk gangguan di tulang, pada saat

melakukan penyembuhan, arahkan pikiran harmonis ke cakra dasar (diantara

organ seks dan anus) dan tulang di seluruh tubuh, khususnya tulang-tulang yang

mengalami gangguan.
Mudah-mudahan dengan teknik meditasi yang sudah Anda ketahui, ditambah

latihan yang teratur dan berkesinambungan, gangguan kesehatan Anda

mengalami penyembuhan.

28. Pertanyaan:
Bagaimana bisa mengontrol emosi yang berlebihan tetapi tidak bisa

dikeluarkan? Seyca. +6285750184-xxx

Jawaban:
Emosi muncul karena kita tidak bisa menerima kondisi yang ada dalam hidup ini.

Pikiran buruk muncul –marah, iri, dendam, dan sebagainya—sehingga

menimbulkan perasaan emosional. Dengan latihan meditasi secara teratur, Anda

bisa mengendalikan emosi secara bertahap. Di sisi lain, Anda juga perlu

mendalami ajaran agama dan mempraktekan ajaran tersebut dalam kehidupan

sehari-hari.

29. Pertanyaan:
Saya ikut meditasi Bali Usada sejak tahun 2005. Sejak itu, asma kronis yang

saya derita sejak 71 tidak pernah kumat lagi. Terima kasih, pak Merta.
Supiarta, Denpasar (+6281338724-xxx)

Terima kasih, Anda telah mengikuti pelatihan yang kami selenggarakan dan telah

merasakan manfaatnya. Usahakan terus berlatih sehingga penyembuhan terus

terjadi, badan bertambah sehat, dan pikiran bertambah tenang dalam

menghadapi berbagai permasalahan dalam hidup ini.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------