Home
Berkat meditasi saya lepas dari ketergantungan obat tidur PDF Print E-mail
Puspanita Ciawi 18 - 24 Apr 2004
Nama saya Rosa Sinaga. Saya ibu rumah tangga biasa. Saya akan memberikan kesaksian sedikit mengenai diri saya, awal saya mulai ikut meditasi ini. Pada awal tahun 1998, saya mengalami stres berat. Itu gara-gara anak saya yang pertama ikut demo terus sebagai aktivis di kampusnya. Sampai saya merasa ketakutan terus, dan tidak bisa tidur. Stres berat, dibawa ke dokter kemana-mana juga tidak sembuh. 

Nah suatu hari ketika hari Sabtu, suami saya nonton TV acara "Pengobatan Alternatif". Kebetulan Pak Merta yang membawakan acara itu. Terus suami saya bilang: "Mungkin mama kalau ikut meditasi begini, mungkin bisa tidur". Terus ia mengantar saya berlatih meditasi setiap Sabtu selama 8 kali, ikut program Reguler.

Ternyata memang benar ada hasilnya. Selama itu saya bergantung pada obat tidur, lama kelamaan saya bisa menghilangkan sedikit demi sedikit. Akhirnya sekarang saya bisa lepas dari obat tidur. Dokter bilang juga bahwa saya telah berhasil, berani dan tidak takut-takut lagi. Nah, cuma saya pingin ikut lagi, anak saya tidak pernah kasih karena tidak akan bisa kontak selama 6 hari. Jadi mereka susah kalau tidak bisa menghubungi mama. Kayaknya mereka tergantung sekali pada saya. Terus saya mohon pada Tuhan.

Akhirnya saya diijinkan untuk ikut acara ini. Senang sekali. Tapi 2 hari saya tidak bisa tidur. Trauma saya kambuh lagi. Saya takut. Lalu saya minta tolong ke Pak Merta. Tapi tadi malam saya sudah bisa tidur pulas.

Terima kasih

 

Rosa Sinaga

(Untuk menjaga privasi peserta, nama-nama yang ada dalam kesaksian ini telah kami ganti)